Kondangan Lalu Kena Covid-19, Mohamed Salah Dikecam Mido
Eks penyerang Mesir Mido tak habis pikir dengan keputusan Mohamed Salah yang memilih menghadiri pernikahan adik kandungnya sebelum kemudian dikonfirmasi terkena Covid-19.
Tak hanya mengkritik Salah, Mido juga menyebut timnas Mesir bersikap “pengecut” karena mengizinkan bintang Liverpool itu pergi meninggalkan kamp untuk acara pribadi.
Seperti diketahui, beberapa hari sebelum membela Mesir, Salah kedapatan mengikuti pesta perkawinan sang adik, Nasr Salah. Ratusan orang menghadiri acara yang berlangsung di Kairo ini meski terdapat larangan berkerumun karena pandemi virus corona.
Setelah menjalani tes, Salah dikonfirmasi positif terjangkit Covid-19. Ia pun absen dalam laga kandang-tandang kontra Togo di kualifikasi Piala Afrika dan saat ini sedang mengisolasi diri.
Tak hanya Mesir yang dirugikan, tapi juga Liverpool, yang harus kehilangan Salah selama satu hingaga dua pekan ke depan. Ia pun diprediksi menepi di laga mendatang kontra Leicester City dan Atalanta.
Menyaksikan kabar itu, Mido pun melontarkan kritik pedas kepada Salah dan juga timnas Mesir. “Saya tahu saya akan diserang setelah membuat komentar ini, tapi ini harus diutarakan,” kata Mido kepada Al-Nahar TV.
“Mohamed Salah membuat kesalahan besar dengan menghadiri pernikahan saudaranya, beberapa hari sebelum timnas Mesir bertanding. Dia sangat lalai dan mengabaikan langkah-langkah pencegahan virus corona. Hasilnya, dia sekarang terinfeksi.
“Kelalaian Mohamed Salah membuat timnas Mesir kehilangan pemain penting di laga yang penting. Dia juga merisikokan kesehatan rekan-rekannya. Dia seharusnya tidak menghadiri kondangan adiknya. Ini adalah acara yang diikuti 800 orang dengan setengah hadirin memberikan salam dan ciuman untuk Salah.”
“Hal penting lain adalah pembiaran [dari timnas Mesir] terhadap kelalaian si pemain. Ini semakin menegaskan bahwa pemain lebih besar dari timnas. Ini bisa menyebabkan kegagalan besar.”
“Para ofisial di Mesir tidak mengeluarkan kritik kepada Mohamed Salah dan kerugian yang disebabkan oleh kelalaiannya. Di sini, saya menyebutkan satu per satu: Menteri Olahraga Ashraf Sobhi, Ketua EFA Amr Al-Ganayni, pelatih timnas Hossam Al-Badri, dan direktur timnas Mohamed Barakat. Kalian semua pengecut dan takut pada fans Mohamed Salah.
“Salah seharusnya disalahkan atas apa yang dia lakukan, tapi semua orang [di timnas Mesir] merasa takut [untuk mengkritiknya],” imbuh Mido, yang pernah berkarier di Tottenham Hotspur dan Ajax.